Katanya nih, ada garis perbedaan ideologi yang cukup besar antara “action figure” dan “boneka”. Apa iya bener begitu? (Gokil, berat banget bahasanya ideologi, berasa orang pinter gua). Sebenernya pengertian dari “boneka” sendiri itu apa sih? Apakah yang memiliki outfit berupa kain yang bisa dicopot-pasang? Yang rambutnya dibuat per helai? Atau yang punya artikulasi yang minim dan memiliki sculpting yang secukupnya? Setelah gua selidikin ternyata nggak selalu begitu loh.

Stanley Weston berpose dengan karya-karyanya
Stanley Weston berpose dengan karya-karyanya (via” Geektyrant)

Pada tahun 1963, seorang yang bernama Stanley Weston menjual konsep “action figure” kepada Hasbro. Sebuah konsep yang pada dasarnya adalah boneka berjenis kelamin laki-laki dan memiliki outfit baju militer. Mengetahui kalau anak laki-laki tidak akan membeli boneka, dia menyisipkan konsep action figure yang sampai sekarang kita ketahui dengan sebuan GI.Joe. Kalau sekarang lo bisa nikmatin rilisan mainan yang keren-keren nongol terus tanpa ada hentinya ya itu merupakan salah satu jasa beliau.

IMG_5795Stanley Weston adalah inventor dari lini serta serial legendaris G.I. Joe dan juga pionir dari licensing business. Masih inget sama serunya ngoleksi dan mainin action figure G.I. Joe kan? Dari mulai tiap karakternya yang punya karakterisasi yang lumayan unik dan belum lagi mainan playset dan juga vehicle-nya yang seru banget!

Kalau lo termasuk salah satu penggemar serial mainan tersebut, berterima kasihlah pada jasa beliau di tahun 1960. Di tahun itu, Stanley Weston langsung sadar adanya pasar yang belum dijangkau di gender mainan anak laki-laki setelah beliau melihat sendiri dampak yang luar bisa dibuat Mattel lewat lini Barbie mereka ke anak perempuan pada saat itu. Kejeniusan Stanley Weston nggak hanya berhenti di situ aja, karena dia juga adalah bapak dari serial Thundercats yang akhirnya berlanjut di serial animasi dan pastinya action figure dengan fanbase yang besar banget!

Semasa hidupnya Weston pernah bekerja sebagai tentara militer angkatan darat saat perang Korea baru saja berakhir. Sepulangnya ke New York, beliau bekerja untuk advertising agency yang bernama McCan Ericsson dan juga meraih gelar MBA di New York University. Kini Weston meninggal di umur 84, meninggalkan seorang saudara laki-laki, 3 anak, 5 cucu daaaaaan, meninggalkan jutaan anak-anak pecinta action figure yang dibuatnya.

So long, sir! Terima kasih telah membuat action figure :”)

Loading Facebook Comments ...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY